Jumat, 25 Maret 2022

Area P2LIPI Festival 1.0 Disemarakkan Oleh Lomba Tari Jaipong Dan Peragaan Busana di Bandung



BANDUNG, IT- Lomba Tari Jaipong dan peragaan busana turut menyemarakkan area P2LIPI Festival 1.0 di Bale Asri Pusdai Bandung di hari ke-2   (23/3/22) setelah sehari sebelumnya  dibuka secara resmi oleh Asisten Deputi Bidang Fasilitasi dan Konsultasi usaha Kementrian Koperasi dan UMKM  yang mewakili Menkop Teten Masduki. 

Lomba Tari Jaipong  di area P2LIPI Fest yang  turut di suport SMSI Jabar tersebut, terbagi dalam 2 kategori dan diikuti  peserta dari Kota dan Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, dan sekitarnya.

Menurut Andini Putri, Koordinator Lomba Tari Jaipong P2LIPI Festival, animo masyarakat Jawa Barat amat tinggi untuk mengikuti lomba tari khas Bumi Parahyangan ini. 

Namun karena keterbatasan waktu hanya dibagi dalam 2 kategori yaitu anak usia kelas 1 - 3 SD dan kategori anak kelas 4 - 6 SD.

"Karena masa PPKM  dan juga terbatasnya waktu, maka lomba ini kami batasi hanya 2 kategori. Sebenaenya banyak juga tingkat SMP yang bermint ikut lomba tari jaipongan. Namun akhirnya kami putuskan khusus untuk anak SD saja. Dan ini berlangsung sehari penuh baik putera maupun puteri", jelas Andini di sela-sela arena lomba jaipong.

Tampak peserta dan keluarga yang mengantar duduk   memenuhi kursi di depan panggung baik dan dengan sabar  menyaksikan penampilan tiap peserta. 

Penonton juga bisa menikmati pameran baik fashion, aneka jajanan kuliner, aksesories, produk jasa seperti perbankan,  minuman, kue-kue sembako murah, dan masih banyak lagi produk-produk lainnya  yang memenuhi lebih dari 100 stand /booth  yang tersedia.
  
Lomba tari jaipong  dengan dewan juri  Rd. Sri Ratnasari, Lina Herlina dan Agus Kandiawa itu
keluar sebagai juara  lomba tari jaipong kategori I kelompok  kelas 1 - 3 SD  adalah Dzakira Aftani (harapan 3),  Nesya Ryantina Ratu (harapan 2),  dan Azraa Nur Hidayah (harapan1).

Juara 1,2 dan 3 lomba tari jaipong  kategori I masing-masing  diraih oleh Lintang Sekar Kinanti, Aira Nafisha Ramadania dan Syahrini Maniloka. Sedangkan Aprilia Gisela keluar  sebagai juara favorit kategori I.

Sementara itu untuk kategori II kelompok kelas 4 - 6 SD  juara harapan 1, 2 dan 3 masing-masing  adalah Aline Bunga Athalia, Zahra Nur Rahmadani dan Aurellia Belva calista.
 
Masing-masing sebagai juara 1, 2 dan 3 kategori II  kelompok kelas 4 -6 SD adalah Angela Dwi Khoirunisa, Lika Alifa dan Queensa Alea Kasta.

Sementara itu lomba peragaan busana  anak-anak  juga akan memperebutkan juara juara 1,2,3 dan juara favorit 1, 2 dan 3.
 
Menurut  dewan juri yang berjumlah 3 orang yaitu Ocha (senior model),  Nui (modeling coach),  dan Erisca (fashion stylist). Tim juri sepakat  dalam peragaan busana muslimah anak- anak  di P2LIPI Fest 1.0  semua peserta penampilannya bagu-bagus. Penilaian bukan karena mahalnya gaun yang dikenakan tapi  keserasian, kepercayaan diri dan make up peserta. 

Para pemenang  semua lomba akan  menerima penghargaan dan hadiah serta ditampilkan di acara penutupan P2LIPI Fest 1.0 pada Minggu, 27 Maret 2022 mendatang. 

(*) IT

Kamis, 24 Maret 2022

Ibu Rumah Tangga Warga Kace Puji Aktor Dan Aktris Ibu Kota Tak Hanya Ganteng Dan Cantik Tapi Bersikap Baik Dan Ramah



BANGKA, IT - Warga Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat dihebohkan lantaran kedatangan sejumlah artis Ibukota sedang melakukan proses produksi film Harmoni Cinta Bhinn dan Eka yang mengambil agenda film di salah satu rumah warga Desa Kace dijadikan tempat berlangsung syuting film garapan Jurnalis Babel, Rabu (23/3/2022). 

Kehebohan terjadi disaat warga Dusun 3, Desa Kace mengetahui ada syuting film, apalagi saat sela-sela syuting warga setempat dapat berinteraksi dengan  artis ibukota, bahkan dengan ramahnya artis pemeran film Harmoni Cinta Bhinn dan Eka melayani warga setempat untuk foto bareng, dan warga setempat tetap setia menunggu untuk menonton proses syuting film yang pertama kali mereka lihat dan ada di Desanya.
 
Salah warga Abu Bakar mengatakan awalnya sempet terkejut karena rumahnya dipasang  garis polisi yang biasanya ada kejadian kriminal. 

"Banyak warga tanya, ada kejadian apa ?. Biasanya kalau ada garis polisi ada kejadian pembunuhan atau perampokan,"ungkapnya.

Abu juga merasa senang dengan adanya artis Ibukota di Desa mereka karena biasanya lihat hanya ditelevisi saja sekarang ada didepan mata.
 
"Alhamdulilah, diumur 60 tahun bisa bersalaman dan bercerita langsung dengan artis ibukota. Biasanya hanya lihat di tv sekarang bisa bertemu langsung,"sebutnya karena rumahnya dijadikan lokasi istirahat para pemain film.

Berbeda dengan Ayi, melihat ada artis ibukota Hana, Billy dan Damara yang biasanya main film sinetron di tv sekarang datang ke kampung mereka.
 
"Seumur-umur baru kali ini ku ketemu sama artis ibukota dan main film di kampung kami,"ungkapnya.

Momen ini dijadikan kesempatan warga Desa Kace dapat foto bersama dan kesempatan seperti ini mungkin tidak pernah lagi terjadi dan terulang. 

"Mumpung ada artis kesempatan kita berfoto dengan artis,"ungkapnya.

Selain itu warga Desa Kace memuji sikap dan tatakrama artis bersama krew film sangat ramah. 

"Artis yang datang ke kampung kami ternyata tidak hanya ganteng dan cantik tapi mereka juga baik dan ramah kepada kami buktinya semua warga disini dilayani dengan sabar untuk foto bersama dengan artis film"puji Dewi Ibu rumah tangga yang berkesempatan foto dengan artis Damara Finh. 

(Rikky Fermana) IT

Kajati DKI Jakarta Terima Penghargaan 'Sahabat Pers Indonesia' Dari SMSI, Reda : 'Didalam Bertugas Saya Selalu Berinteraksi Dengan Jurnalis'


JAKARTA, IT - MURI yang didirikan oleh budayawan Jaya Suprana sebelumnya, 28 Februari 2020 telah menganugrahi penghargaan MURI untuk SMSI atas kecepatan, daya sebar, dan banyaknya media siber yang tergabung di SMSI dalam menyampaikan tulisan opini 'Mendambakan Keadilan Sosial'.  

Hanya dalam waktu 7,5 jam, opini yang disampaikan SMSI ke anggota sudah dimuat 571 media yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. 

Dalam acara syukuran tersebut, SMSI juga memberikan tiga Penghargaan Sahabat Pers Indonesia. Mereka yang mendapat penghargaan adalah 

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Reda Manthovani, Bupati Lebong Kopli Ansori yang kehadirannya diwakili oleh Dalmuji Suranto (Staf Ahli Bupati Lebong Bidang Pembangunan), dan Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur. 

Dalam Penyampaiannya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Reda Manthovani mengatakan bahwa,"Didalam bertugas saya selalu berhubungan dengan wartawan dan di dalam berinteraksi itu dilakukan dengan rasa kasih..rasa sayang saya kepada kawan-kawan Jurnalistik, dimana saya juga pernah waktu mahasiswa..belajar Jurnalistik menjadi Pemrednya kampuslah ceritanya, jadi bisa merasakan senang dan tidak enaknya atau senang dan tidak senangnya, kesulitan-kesulitannya para Awak Media.Ketika saya di Banten saya lihat ini banyak temen-temen senasib seperjuangan sepertinya," katanya.

Lebih lanjut Reda menceritakan pengalamannya waktu berdinas di Banten dengan mengugkapkan keuntungannya berkolaborasi dengan para Awak Media.

"Selama saya bertugas di Provinsi Banten..ya beritanya berimbang (Sontak mendapat aplaus dari para hadirin yang ada di ruangan), tetapi dengan berita berimbang itu akhirnya apa?...ada keuntungan pribadi untuk saya ..saya jadi Kajati DKI sekarang (Kembali tepuk tangan dan sorak sorai para hadirin menggema seantero ruangan), nah pulang dari Banten ada terasa, itu efek tidak langsung, ya..bonuslah..itulah manfaatnya, ternyata manfaat dari temen-temen wartawan ada bonus tidak langsung,"ungkapnya.

Didalam bertugaspun Reda Manthovani kerap kali memberikan berbagai fasilitas kepada Awak Media guna mempermudah kinerja para wartawan didalam melakukan tugas dan kewajiban jurnalistiknya di wilayahnya

Reda menjelaskan bahwa," Kemampuan saya memberikan fasilitas tersebut supaya mudah, karena pekerjaan wartawan memang mencari berita..mencari informasi dan tidak lebih," pungkasnya menutup penyampaiannya.

Acarapun di lanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan Sahabat Pers Indonesia yang diberikan oleh SMSI Pusat kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Reda Manthovani.



Dalam momen tersebut Ketua Umum SMSI mengatakan,“Penghargaan ini bukan asal-asalan. Penerima benar-benar diseleksi sesuai penilaian dan kelayakan yang ditentukan oleh SMSI,” tutur Firdaus seraya menyerahkan piagam penghargaan tersebut.

Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran DPP SMSI, SMSI Tangerang Selatan, SMSI Bekasi Raya, Budiman Sudjatmiko, KASAD yang di wakili oleh Brigjend Iroth Sonny Eddie, Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI - AD didampingi oleh Brigjend Yudha Medy Dharma Zafrul, Waasintel KSAD Bidang Bin Intel yang hadir mewakili Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman, SE, MM.

Acara berjalan cukup hangat dan kondusif serta lancar sampai akhir acara.

(Iwan Joggie) IT

Raih Rekor MURI Kesekian Kali, Ketum SMSI : 'Kita Berusaha Dengan Berbasis Kinerja Dan Ada Indikator Keberhasilan'



JAKARTA, IT - Menutup rangkaian acara Kenduri atau syukuran atas peraihan Rekor Dunia MURI untuk SMSI sebagai Organisasi Media Siber dengan jumlah anggota terbanyak di Dunia, yang di laksanakan di Hotel Jayakarta, Jl Hayan Wuruk No.126, Jakarta Barat, pada Rabu (23/3/2022) siang.

Dalam session kedua yang di mulai pada pukul 13:00 Wib, Ketua SMSI pusat, Firdaus dalam penyampaiannya mengupas tentang berdirinya SMSI sejak awal hingga kemudian dapat meraih Rekor MURI pertama hingga yang kesekian kalinya, Firdaus dalam pemaparannya mengatakan bahwa, sejak berdiri lima tahun lalu (7 Maret 2017) SMSI telah mencapai titik-titik rencana strategis yang sangat mengesankan. Pencapaian itu kemudian dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan penghargaannya diserahkan langsung oleh pendiri MURI, Jaya Suprana kepada Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus di Galeri MURI Jakart, lantai LG Mall of Indonesia (MOI) Jakarta. Pada Jumat 18/3/22 lalu.

“SMSI lahir 5 tahun yang lalu hanya mempunyai gagasan, belajar dari Jendral Sudirman, bagaimana bergerak dengan diam tapi nyata. dari hari ke hari, kita terus bergerak tanpa dukungan ekonomi. Dengan semangat dan komitmen kawan-kawan, SMSI sudah terbentuk di seluruh Indonesia, kabupaten dan kota hingga Provinsi” Kata Firdaus dalam sambutannya.

Lanjutnya,"Dibentuk penataan..apa sih bentukan dan penataan, pembentukan dan penataan itu penting bagaimana seluruh Provinsi menerima anggota dan mendata anggota, untuk menjadi anggota itu apa syaratnya yaitu Perusahaan Pers..yang punya PT kita daftar menjadi anggotakalau engga punya PT engga bisa ..lantas PT ada karena CV tidak bisa karena pasal tiganyakan untuk Pers, nah ini juga spesialisuntuk cari dua puluh saja susah, akhurnya..itu pendataan, kemudian penataan dan sudah mulai kita tata program..programnya untuk tiga untuk masa lima tahun pertama, lima tahun pertama program prioritas kita adalah Pendataan, Pembentukan Organisasi hingga Kota dan Kabupaten dan membangun Newsroom,"paparnya.

"Lalu bagaimana kita menggerakkan millenial, sebab media tidak hanya website tetapi anak millenial dengan Gadget itu juga adalah bagian dari jurnalis...Jurnalis warga,"imbuhnya.

Mengenai Media-media Mainstream termasuk yang berbentuk Korporasi besar yang kinipun menurut Firdaus sudah mulai menjadi Media Tradisional tak ubahnya Media-media kecil di Daerah.

"Kalau kitakan berfikir , macem Detik kan sering saya sampaikan, ada Detik.com..pokoknya yang dulu ada bentuk-bentuk konglomerasi..Mainstream..hari ini sudah menjadi Tradisional sama dengan kawan-kawan di Daerah walaupun kecil,"tandas Ketum SMSI.

Firdauspun mengungkapkan tentang awal SMSI mendapatkan Rekor MURI dari maraknya pemberitaan yang muncul dan dengan tantangan dari MURI untuk mampu memunculkan lebih dari 500 berita dari berbagao Media terhimpun di SMSI dengan rilis yang di keluarkan oleh Jaya Suprana selaku Ketua MURI dalam waktu yang telah di tentukannya dan berhasil.

"Sudah lebih dari lima ratus Media yang menyebarkan..toh kita melebihi itu,lantas kita mendaftarkan, kita daftarkan di MURI terdekat, diceck oleh MURI, yang lain belum ada maka kita dapat MURI yang pertama, tapi..ya ..kita kerja..kita berusaha berbasis kinerja dan ada Indikator keberhasilan...nah untuk itu, saat itu sebenarnya tidak punya nilai apa-apa tetapi menjadi spirit, mengobarkan spirit kerja pada kawan-kawan di seluruh Indonesia.. ketika kita..oh ternyata ini berhasil..nah ini yang terus kita keluarkan, walaupun tidak semua kawan-kawan di daerah sama visinya, sama misinya, ya memang kita samakan visi dan misinya, seperti kita menanam padi pasti tumbuh ilalang..kata pepatah tapi itu juga umum, untuk menyamakan misi dan visi, bagaimana visi dan misi bisa sampai dan bagaimana kita kita punya tanggung jawab terhadap NKRI..terus bekerja,"papar Ketua Umum SMSI.



Sementara Penghargaan MURI yang diterima SMSI kali ini, dipaparkan Ketum SMSI Pusat menandai pencapaian strategis berupa besaran jumlah anggotanya per 31 Desember 2021 mencapai 1.761 pengusaha pers siber yang tersebar di 34 provinsi di Tanah Air.

“Sebelumnya, Tanggal 28 Februari 2020 SMSI dianugerahi penghargaan Rekor MURI atas kecepatan, daya sebar, dan banyaknya media siber yang tergabung di SMSI, hasilnya hanya dalam waktu 7,5 jam, opini yang disampaikan SMSI ke anggota sudah dimuat 571 media yang tersebar dari Sabang sampai Merauke” pungkas Ketua Umum SMSI Firdaus..

Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran DPP SMSI, SMSI Tangerang Selatan, SMSI Bekasi Raya, Kepala Kejaksaan Tinggi  DKI Jakarat, Reda Manthovani, KASAD yang di wakili oleh Brigjend Iroth Sonny Eddie, Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI - AD didampingi oleh Brigjend Yudha Medy Dharma Zafrul, Waasintel KSAD Bidang Bin Intel yang hadir mewakili Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurachman, SE, MM.

(Joggie) IT

Rabu, 23 Maret 2022

Syuting Film Harmoni Cinta Bhinn Dan Eka, Disinyalir Menggemaskan Aktor 'Antagonis' Billy Boedjonger Jadi Rebutan Berfotoria Kaum Ibu



PANGKALPINANG, IT - Kehadiran aktor senior Billy Boedjanger di kota ribuan senyuman di pantai Pasir Padi Pangkalpinang ternyata diketahui oleh ibu-ibu, dan  banyak ibu-ibu rebutan untuk minta foto bersama.

Aktor dengan nama lengkap Billy William David Boedjonger dikenal sebagai aktor yang langganan memerankan karakter Antagonis, dengan sorot mata yang tajam membuatnya sulit lepas dari peran 'jahat' (Antagonis).

Wawancara ekslusif jejaring Pers Babel, Billy Boedjanger mengatakan ia sedang menjalankan syuting Film Harmoni Cinta Bhinn & Eka, Garapan PH Prabu Picture dan KBO Babel, di tempat ibadah kelenteng Dewi Laut Tanjung Bunga Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (23/3/2022). 

"Kebetulan berkunjung kesini ikut meramaikan film nasional kita bikin film dengan judul Harmoni Cinta Bhinn & Eka yang mengangkat kehidupan prularisme dan toleransi di Bangka Belitung ini," ungkap Billy saat di temui Pers Babel di lokasi syuting.

Bang Billy sapaan akrabnya mengatakan, di Film harmoni cinta Bhinn & Eka berperan sebagai orang tua dari pemeran utama Bhinn, dengan nama Ramdan.

"Peran saya sebagai Ramdan, Ramdan ini bapaknya tokoh Bhinn dia ini dulunya pernah jadi preman orang yang keras kehidupannya kemudian dia bertaubat, dia akhirnya bekerja sebagai buruh tambang, tapi di tengah-tengah kehidupannya dia harus bertemu dengan mantan pacarnya, yang akhirnya mantan pacarnya itu punya anak dan pacaran dengan anaknya ramdan ini, Nah kelanjutan ceritanya ya nanti nonton aja di Bioskop,"jelas Billy dengan singkat.

Tak Hanya itu, Billy mengungkapkan menyambut bulan ramadhan, akan tayang film layar kaca di stasiun TV RCTI Film Abu Tiga yang diperan oleh dirinya. 

"Sekarang juga kita lagi syuting stripping untuk spesial ramadhan di RCTI tayangan sahur dan menjelang buka puasa, judulnya Abu Tiga yang akan tayang nanti insyallah tanggal 2,"tuturnya. 

(KBO Babel) IT

Selasa, 22 Maret 2022

Anton Charliyan Sebutkan Lomba Tradisi Panahan Jamparing Dan Penyelamatan Mata Air Wujudkan Cinta Budaya Dan Tanah Air



JAWA BARAT, IT - Dalam rangka mengawali agenda program rangkaian kerjanya di Tahun 2022,  komunitas budaya & lingkungan Baranusa Jabar, kembali menggelar acara lomba panahan Tradisi jamparing Sunda ke-2 di GOR Arcamanik Bandung, sbg upaya utk pelestarian adat Tradisi budaya Sunda, serta menggelar Penanaman bibit Pohon keras al, jabon, mahoni dan lain-lainnya, di wilayah Sukabumi Bandung & Sumedang. 

Kegiatan tersebut dalam rangka penyelamatan mata air serta pelestarian lingkungan alam secara umum di wilayah Jabar, Baranusa dibawah komando Panglima daerah wilayah Jabar Ully Sigar Rushadhi mengatakan lomba Panahan Tradisional Jamparing  ke-2.

"Alhamdulillah diikuti dengan sangat antusias oleh perwakilan kabupaten-kabupaten di Jabar bahkan ada yang datang dari Lampung , Jateng dan Jatim," ujar  Irjen Pol (P) Anton Charliyan dalam rilis ke redaksi jejaring media KBO Babel, Senin (21/03/2022) malam. 

Lanjutnya, Dalam kesempatan acara ini sekaligus dilakukan juga penanaman bibit-bibit pohon dibantaran kali di sumedang, Bandung dan Sukabumi untuk melestarikan dan menyelamatkan mata air yang semakin hari semakin langkah.

"Karena bila mata air semakin langka akan menjadikan ancaman bagi Kelangsungan hidup alam semesta ini." ujarnya. 
 
Dalam sambutannya, Abah Anton Charliyan selaku Dewan Pembina Baranusa menyampaikan  antara lain :  Upaya Pelestarian adat Tradisi  Budaya harus tetap digelorakan setiap saat karena adat tradisi budaya merupakan entitas diri dan akar dari, wawasan , cara berpikir , Ethika , Sikap Prilaku, & budi pekerti, sehingga bila budayanya hancur akan hancur pulalah, wawasan pola pikir, etika, Sikap, prilaku dan budi pekerti suatu bangsa. 

Menurutnya, Baranusa menggelar lomba adat tradisi Panahan Jamparing di GOR Arcamanik, sangat tepat, karena dizaman dulu Jamparing merupakan salah satu  keterampilan utama untuk bisa mempertahankan wilayah kerajaan di tatar Sunda dan tanah air Indonesia. 

Bahkan dengan keterampilan para pemanahnya mampu nengantarkan kerajaan Sunda Galuh maupun Pajajaran saat itu sebagai  negara yang mempunyai pasukan tangguh yang disegani Kerajaan-kerajaan lain di seantero Nusantara Bahkan diluar Nusantara. 

"Digelarnya lomba Jamparing ini diharapkan mampu juga meningkakan sikap dan wawasan bela negara serta  cinta tanah air masyarakat Jabar," Kata Anton purnariawan polri bintang dua yang juga sebagai Dewan Pembina KBO Babel dalam sambutannya. 
 
Dipuncak acara digelar Pembacaan deklarasi sebagai  ikrar bersama untuk lebih mengukuhan dan menguatkan tekad dalam rangka Pelestarian adat tradisi da budaya serta  penyelamatan lingkungan alam khususnya mata air, dan yang paling utama adalah untuk memperkuat sikap Bela Negara dan Cinta tanah air. 

Deklarasi ini dibacakan oleh artis ternama  Paramitha Rusady, sekaligus sebagai icon Jamparing Panahan Sunda Baranusa yaitu ; Walet dan Barusa yang diambil dari  julukan nama pasukan Panah Pajajaran dimasa itu.
  
Turut hadir dalam acara tersebut ;  Ketua Umum pusat Baranusa Sultan Palembang, Sesepuh Keraton Sumedang Larang Rd Ikik Wiradilaga, Kadis Pariwisata Kodya Bandung, Sekjen Baranusa Pusat, Rajawali Sukapura Rd Dicky, serta para penggiat Budaya dan Lingkungan Hidup se Jawa barat. 

Acara berlangsung tertib, jikmat penuh semangat dan meriah. 

(KBO Babel) IT.

Minggu, 20 Maret 2022

Dilihat Secara Komprehensif Bangka Belitung Kondusif Dan Aman, Kamu Dan Temanmu Akan Menikmati!, Oleh Johan Murod



OPINI :

BANGKA BELITUNG, IT - Hidup Bermasyarakat Berbangsa dan Bernegara di Negeri Kita ini Harus Cerdas dan Cermat, Jangan melihat kehidupan secara gradual tapi lihatlah Kehidupan secara KOMPREHENSIF, (20/03/2022).

Dalam Kehidupan sehari-hari Manusia diwajibkan tidak hanya melihat sisi hukum dan Lingkungan saja Karena dalam Kehidupan Manusia ada sisi Perekonomian, sisi sosial dan Sisi lainnya yang mau tak mau melekat dalam penerapan etika di kehidupan Manusia.

Dalam sisi hukum ada azas-azas hukum yang dapat Dikedepankan seperti SOLUS POPULI SUPREMA LEX ESTO yaitu Hukum Tertinggi Adalah Keselamatan Rakyat, Rakyat harus DISELAMATKAN dari Kemiskinan karena kemiskinan itu akan membawa KEKUFURAN bahkan membawa KEKACAUAN Sehingga KAMTIBMAS tidak KONDUSIF yang nantinya akan terjadi kegaduhan yang tak berujung, oleh karena itu DIPERLUKAN berbagai kebijakan, terlebih lagi dalam situasi Indonesia bahkan situasi dunia seperti saat ini.

Azas Hukum ini sifatnya prepentif yaitu jika DITERAPKAN dalam peristiwa Penambangan Timah Kampung Pasir Jalan laut maka akan membawa banyak manfaat terutama Kesejahteraan bagi Masyarakat.

Kesejahteraan tersebut tidak saja terjadi bagi Masyarakat penambang , Akan berpengaruh pula dalam meningkatkan Perekonomian masyarakat Nelayan manakala ikan hasil tangkapan Nelayan dibeli penambang dengan harga yang pantas, demikian juga manakala ubi dan sayuran hasil kebun petani dibeli penambang maka petani akan Sejahtera. Pasar pasar akan ramai sehingga UMKM akan bangkit memicu dan memacu Pertumbuhan Perekonomian di Kepulauan Bangka Belitung.

Ini sudah terbukti dengan Pertumbuhan Perekonomian Kepulauan Bangka Belitung terbaik se – Sumatera dan Pertumbuhan Perekonomian terbaik nomor empat di Indonesia serta Giny Rasio Kepulauan Bangka Belitung terbaik di Indonesia.

SOLUS POPULI SUPREMA LEX ESTO ini adalah Azas Hukum yang Bersifat prepentif yang sering disosialisasikan oleh Bapak Irjen (Pur) Istyono ketika Beliau jadi Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, bahkan ketika Beliau menjabat Kakorlantas Polri contact Profile Beliau Bertuliskan Azas Hukum SOLUS POPULI SUPREMA LEX ESTO, 

Azas Hukum ini jika DITERAPKAN dalam Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara akan mempengaruhi Kehidupan Masyarakat secara positive sehingga aura positive akan mempengaruhi berbagai aspek Kehidupan di Kepulauan Bangka Belitung.

Saat ini pemerintah sedang Mengkampanyekan restorative justice terhadap berbagai Perbuatan Melanggar Hukum yaitu berbagai peristiwa hukum dapat diselesaikan diluar persidangan dengan berbagai Pertimbangan Kehidupan sosial Masyarakat dan Pertimbangan beban pemerintahan, oleh karena itu Masyarakat jangan ditakut takuti dengan berbagai sangsi hukuman. 

Misalnya masalah Lingkungan dalam hal Pasca Tambang Timah bisa Diterapkan dengan sustainable development strategy yang Variblenya Ecology Sustainable, Economi Sustainable dan Social Sustainable dimana jika hal ini diterapkan maka lingkungan dikawasan ex tambang akan lebih bermanfaat dari sebelum ada Penambangan, Misalnya di Kampung Pasir Jalan Laut ex kawasan Tambang Timah ditanami kelapa, kurma dan tanaman lainnya serta dapat Dijadikan kawasan Wisata. Di Perairannya Dilaksanakan penebaran (Restocking) siput Gonggong, Kerang dan sebagainya sehingga Masyarakat lebih produktive.

Sebentar lagi Masyarakat muslim Menghadapi Bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang tentunya Kebutuhan semakin meningkat, jika Kegiatan Penambangan Timah Rakyat Dihentikan Kasihan mereka, padahal dengan Kegiatan Penambangan Timah Rakyat di Kampung Pasir Jalan Laut sudah berhasil membangun Masjid dan sarana Peribadatan lainnya, jika Kita lihat di Kepulauan Bangka Belitung banyak Masjid bagus bagus dari dana Penambangan Timah baik Penambangan Timah Rakyat yang menggunakan PIP maupun penambangan timah Perusahaan Mitra PT TIMAH Tbk yang menggunakan KIP. bahkan para Penambangan Timah kerap membantu Masyarakat yang sakit untuk berobat dan membantu berbagai organisasi untuk membeli Kelengkapan organisasi.

Jadi saran Saya semua pihak lebih Bijaksana Terhadapa Masyarakat Kampung Pasir Jalan Laut yang mereka menambang di Kampung mereka sendiri Menjadi Tuan Rumah Di Kampung Sendiri di Kepulauan Bangka Belitung ini pendatang dari mana mana menambang timah Kita sebagai Masyarakat yang terbuka dan familiar wellcome bahkan dari Thailand penambang dengan KIP Mitra timah Kita Welcome, Saya khawatir yang anti Tambang Timah Rakyat di Kampung Pasir Jalan Laut ini jangan jangan punya Tambang di tempat lain atau setidaknya backs up Pertambangan di tempat lain, jika hal ini terjadi maka Celakalah karena telah menjalani Kehidupan yang HIPOKRIT alias Munafik dalam Bahasa Bangka nya NGERAPEK.

Di beberapa tempat di Kepulauan Bangka Belitung seperti di Matras sangat kondusif ada beberapa KIP Mitra PT TIMAH Tbk, ada ratusan PIP Tambang Rakyat, ada beberapa perahu Nelayan penangkap ikan dan Pariwisata berjalan dengan baik sehingga situasi yang kondusif dan berbagai sector Perekonomian berjalan dengan baik jangan Diprovokasi dengan isue Lingkungan dll sehingga terjadi bentrok berbagai Masyarakat.

Kondisi seperti ini tidak hanya di Matras, tapi di Air Kantung Sungai Liat juga situasi Penambangan Kondusif, di Penganak dan sekitarnya sejak 2006 sangat Kondusif Penambangan Timah oleh Mitra PT TIMAH Tbk dengan KIP, demikian juga di Teluk Kelabat Belinyu dan Bakek serta sekitarnya serta di Belo Laut Mentok dan Toboali.

Mumpung harga Timah dunia sedang tinggi dan tertinggi dalam Sejarah harga Timah dunia Kita harus optimalkan Penambangan Timah sehingga Masyarakat memiliki Capital (Modal) untuk mengembangkan sektor usaha lainnya seperti Budidaya Perikanan, Peternakan dan Perkebunan Sawit sehingga lima tahun kedepan bisa saja terjadi luas kebun sawit Masyarakat lebih luas dari kebun sawit Perusahaan. Dan bisa saja lima tahun kedepan Kepulauan Bangka Belitung lebih makmur dari Brunai sesuai cita cita Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung MEWUJUDKAN KEPULAUAN BANGKA BELITUNG MENJADI PROVINSI TELADAN SEBAGAI JEMBATAN EMAS UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT Jembatan Emas tersebut adalah Kita BERSATU Jangan BIKIN KEGADUHAN.

Bijaklah dalam bertindak, karena tindakan yang kita lakukan hari ini, kemarin dan yang akan datang menjadi amalan di akhirat jika tindakan yang kita lakukan itu bermanfaat dan berfaedah bagi orang banyak, namun bersiaplah kamu, jika apa yang kamu lakukan hari ini, kemarin dan esok menjadi alasan mereka untuk berbuat zholim dan Jahat antar sesama, karena hal itu akan dibebankan padamu di akhirat..Hidup Damai Masyarakat Bangka Belitung, kami dan temanmu akan menikmati. 

(Oleh Johan Murod) IT


POSTINGAN TER-UPDATE

Upacara Api Semangat Bela Negara, BPSDM Kemendagri Siapkan CPNS Adaptif Dan Berintegritas Melalui Latsar di Kantor BPSDM Kemendagri

JAKARTA , INDONESIA TOP – Di tengah disrupsi teknologi dan dinamika global, keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang adaptif dan berinte...

Postingan Populer


POLITIK - KEPEMERINTAHAN


HUKUM - KRIMINAL