Jumat, 16 September 2022

Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal, BP2MI Dan Ketua DPRD Bengkayang Berikan Penghargaan Kepada Tujuh Personil Polres Bengkayang

  
 
BENGKAYANG, IT - Sebanyak tujuh anggota Polres Bengkayang Polda Kalbar, pada Rabu (14/09/22), menerima dua penghargaan dari dua lembaga yakni dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Pontianak dan Ketua DPRD kabupaten Bengkayang di Provinsi Kalimantan Barat. (15/09/2022).
 
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan tujuh personil polres Bengkayang yang telah berhasil menggagalkan upaya pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia melalui jalur ilegal beberapa waktu lalu. Ketujuh personil Polres Bengkayang yang menerima penghargaan yakni Aipda Andri Kurnia, Aipda Ady Febrian, Bripka Eduard Hamonangan, Bripka Tomi, Bripka Ignasius Hawang, Bripka Januardi, dan Brigadir Bowo Asius. 
 
Kapolres Bengkayang AKBP Dr. Bayu Suseno menyampaikan terima kasih kepada kedua lembaga yang telah mengapresiasi kinerja kepolisian terutama dalam pengungkapan dan pencegahan pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia. Hal tersebut kata Bayu, tentu menjadi indikator untuk anggota kepolisian terus meningkat pengawasan dan juga koordinasi dengan semua pihak dalam pengungkapan kasus pekerja migran agar lebih baik kedepannya. 
 
Penghargaan yang diberikan pada anggotannya  ini kata Kapolres, tak lepas dari upaya dan kerja keras anggota dilapangan dalam menggagalkan 15 calon pekerja migran yang akan di kirim ke Malaysia melalui jalur tikus di  perbatasan, Jagoi Babang awal Agustus lalu.
 
Calon pekerja migran tersebut berasal dari Pulau Madura Jawa Timur dan Kota Pontianak hendak melakukan perjalan ke Malaysia untuk bekerja, tetapi tidak melalui jalur resmi. Sehingga baik pelaku dan juga calon pekerja diamankan di Polres Bengkayang. 
 
"Kami ucapkan terimakasih atas apresiasinya terhadap anggota kami Polres Bengkayang dari dua institusi.  Tentu ini akan menjadi penyemangat dan motivasi dalam meningkatkan kinerja kedepannya," ucap Kapolres. 
 
Kapolres Bayu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggotanya yang telah berhasil menggagalkan upaya pengiriman Pekerja Migran Indonesia secara ilegal melalui jalur perbatasan. Selain itu, capaian kinerja ini juga tak lepas dari kerjasama dengan pihak terkait lainnya. 
 
Kapolres Bayu menghimbau, agar warga negera Indonesia tidak mudah tergiur akan upah yang besar di luar negeri. Pasalnya, banyaknya kasus TKI yang di iming-iming gaji besar, namun hal tersebut tak sesuai dengan kenyataan yang ada. 
 
"Setelah sampai disana mereka malah di ekploitasi baik tenaga, pikiran, dan juga secara seksual. Ini justru merugikan diri sendiri dan keluarga," ucap Kapolres. 
 
"Saya berharap dan  sampaikan pada warga Bengkayang jangan mudah teriming-iming gaji yang besar, namun faktanya tidak begitu," timpalnya. 
 
Perwakilan BP2MI Kalbar, Fadzar Allimin menyampaikan, penghargaan yang diberikan pada tujuh personil Polres Bengkayang tersebut atas dedikasi dalam menggagalkan pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia. 
 
"Penghargaan ini dari Kepala BP2MI RI pada tujuh personil Polres Bengkayang atas dedikasi dan prestasi dalam pencegahan dan pengungkapan kasus pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Malaysia secara non prosedural," ucapnya. 
 
Lanjut Fadzar, pemberian penghargaan ini juga bagian dari kerjasama Kepala  BP2MI RI  dengan Kapolri dalam MoU terkait pencegahan dan penanganan sindikat penempatan ilegal PMI.
 
"Kita harap ini menjadi contoh bagi anggota yang lain baik di Bengkayang maupun Kalbar secara umumnya untuk bersama-sama mencegah penempatan PMI ilegal," tuturnya.
Lanjut Fadzar, tahun 2022 ini pihaknya telah mencegah penempatan PMI ilegal  139 orang, ahun 2021 ada 134 orang, dan tahun 2020 ada 46 orang. 
 
"Tentu keberhasilan ini adalah hasil dari sinergitas kita bersama dengan aparat kepolisian dan juga institusi lainnya.Terima kasih atas kerjasamanya Polres Bengkayang," tandasnya.
 
Gunakan Jalur Resmi Agar Dapat Dikontrol Negara
 
Ketua  Ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Fransiskus mengapresiasi kinerja Kepolisian yang semakin baik saat ini. Terutama dalam mengungkapkan beberapa kasus di wilayah hukum Polres Bengkayang. Selain mencegah dan mengungkapkan  PMI ilegal, juga beberapa prestasi lainnya dalam mengungkapkan kasus narkotika, dan barang ilegal lainnya di perbatasan. 
 
Apresiasi secara khusus ia berikan pada setiap personil yang telah bekerja keras dilapangan. Meskipun kata Fran, jumlah personil yang terbatas tetapi dapat mengungkapkan banyak kasus. 
 
"Sebagai perwakilan dari masyarakat kita sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian saat ini. Kita berharap kedepan semakin banyak kasus yang diungkap, dan anggota personil di lapangan di tambahkan," ucap Fran. 
 
Kemudian ia juga menghimbau kepada masyarakat Bengkayang, terutama anak-anak muda yang hendak mencari pekerjaan untuk tidak mudah terpengaruh dengan janji akan gaji besar di luar negeri. Apalagi akan bekerja dan masuk lewat jalur tak resmi, karena hal tersebut besar kaitannya  dengan keamanan dan keselamatan. 
 
"Belum tentu disana nanti kerjanya benar, kita bisa melihat kasus-kasus yang sudah terjadi, banyak WNI yang kerja di luar negeri malah jadi korban kekerasan dan dieksploitasi, sebab awalnya diiming-imingi gaji yang besar," jelas Fran. 
 
Fran menegaskan, "Jikapun memiliki keinginan untuk bekerja diluar untuk dapat melalui jalur-jalur resmi agar dapat dikontrol Negara," pungkas Ketua DPRD kabupaten Bengkayang, Fransiskus
 
(Alamsyah) IT


Kamis, 15 September 2022

SMAN 7 Tamsel Tolak Dikonfirmasi Wartawan, LSM IMW : Oknum Pengguna Uang Negara Tak Transparan Katagory 'Ular Kadut'

KABUPATEN BEKASI, IT - Persoalan tersebut muncul manakala Tim Awak Media bertandang ke SMAN 7 di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi guna melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah, Asep Sajati terkait penggunaan Dana Boss serta PPDB di sekolah tersebut. Dimana berdasrkan informasi yang di himpun bahwa adanya dugaan permainan kotor dalam pengelolaan Dana Boss di SMAN 7 Tambun Selatan.

Penolakan untuk berkomunikasi tanpa ada kejelasan alasannya yang juga di utarakan oleh keamanan Sekolah pada Awak Media, setelah Awak Media meregistrasi dalam buku tamu dan di sampaikan oleh keamanan Sekolah pada Humas Sekolah yang di lanjut sampaikan pada Kepala Sekolah SMAN 7 Tambun Selatan, Asep Sajati agar di respon.Sementara menurut keamanan sekolah bahwa Kepala Sekolah Asep Sajati ada di kantor dan Humas Sekolah Ibu Epong ada di ruangannya.

"Kalau masalah itu saya tidak bisa jawab, jadi intinya entar dia mau rapat jadi engga bisa, nah kalau bisanya kapan saya juga engga tau..jawabannya ngambang," kata Ana Supriatna (12/09/2022).
 
"Engga bisa dipastiin kapan-kapannya.jawabannya engga jelas.iya kalau mau ketemu kapan-kapannya engga di jelaskan,: imbuhnya.
 
"Emang sebelumnya juga sudah di perintah seperti itu dianya (dari Kepala Sekolah-Red), ya intinya saya konfirmasi tadi katanya sekarang mau ada rapat , bapak mempersiapkan untuk rapat buat hari ini dan buat kedepannya juga saya engga ngerti kapan-kapannya bisa,"ungkapnya.
 
Ketika di tanyakan, memang sebelumnya tidak ada wartawan maupun LSM yang datang ke Sekolah ini, Ia menjawab,"Memang sebelum-sebelumnya engga ada, kecuali ada janji sama beliau, gitu," jawab Ana Supriayna, saat di tanyakan bagaimana bisa buat janji sementara kami (Tim Awak Media-Red) belum pernah bertemu dan tidak ada nomor contactnya,"Ya itu tadi seperti saya bilang tadi, terserah gimana caranya," jawabnya, di tanyakan kembali, kalau sudah janji namun ada stiker penolakan tamu untuk hadir apakah bisa masuk?," pasti bisa," jawabnya singkat.
 
Copot Kepala SMAN 7 Tambun Selatan 
 

Sementara disisi lain, Ketua Umum LSM Indonesia Morality Watch, Rayan angkat bicara terkait persoalan tersebut menegaskan bahwa,"Kepala Sekolah SMAN 7 harus segera di copot, hal tersebut di karenakan SMAN 7 adalah salah satu sekolah yang merupakan lembaga pendidikan yang di biayai oleh Negara," tegasnya saat dimintakan tanggapannya di Kedai Kopi Kawa, River Town BA: 2 No.11, Grand Wisata, Tambun Selatan (14/09/2022).

Lanjurnya,"Dengan menggunakan uang Negara tentunya hal-hal yang terkait dengan penyelenggaraan kegiatan yang Notabene menggunakan uang Negara sudah seharusnya dan sepatutnya dapat di lakukan dengan mengkonfirmasi maupun klarifikasi yang di lakukan oleh teman-teman wartawan maupun LSM selaku sosial kontrol yang di lindungi oleh Undang-undang dan bila hal tersebut tak terpenuhi dikarenakan adanya kepentingan dari pihak lain yang berupaya untuk menghalang-halangi ataupun berupaya untuk menghindari memberikan keterangan terkait Informasi Publik dari penggunaan uang negara yang telah di gunakannya, maka hal tersebut patut di duga adanya penyelewengan dalam penggunaan Anggaran Negara, sedangkan Oknum Pengguna Uang Negara Tak Transparan atau Oknum Pelaku Penyelewengan Penggunaan Anggaran Negara dapat masuk dalam kategory "Ular Kadut", dikarenakan tidak adanya moralitas pada dirinya untuk di pertahankan," tandas Ketua Umum Indonesia Morality Watch.

"Terkait mengenai Spanduk yang terpampang di pintu gerbang sekolah, kami menilai apa yang dilakukan oleh pihak sekolah terkesan selain tidak memahami sepenuhnya tentang makna tulisan yang di tulisnya, namun juga terlihat, terkesan dan terbukti tidak cerdas, bagaimana mungkin Covid-19 menyebar dengan pandang bulu, oh..tamu ini wartawan, LSM atau Orang Tua Murid dapat di pastikan terdampak Covid-19, tapi kalau tamu Dinas dapat di pastikan tidak akan terkena atau terdampak Covid-19 sebab dia tamu Dinas..entah Dinas manapun tidak di jelaskan, apakah itu termasuk Dinas Kebakaran. Dan perlu dicatat bahwa Kepala dari semua Kepala Dinas dan Dinas-dinasnya di Kabupaten Bekasi itu meninggal karena Covid-19, yaitu Almarhum Bapak Bupati Eka Supriaatmaja, jadi janganlah menunjukan kebodohan sendiri di hadapan publik dengan spnduk,"paparnya dengan tegas.
 
Ketua Umum Indonesia Morality Watch menegaskan bahwa,"Satu kata untuk Kepala Sekolah SMAN 7 Tamsel, Asep Sajati...segera mengundurkan diri jikalau tidak siap dengan jabatan publik dan kami dari Indonesia Morality Watch meminta agar Kemendikbud agar mencopot Kepala Sekolah SMAN 7 Tambun Selatan Asep Sajati dari jabatannya agar dapat di ganti dengan anak bangsa yang memiliki moralitas tinggi di dalam berbangsa dan bernegara dengan tidak mengedepankan Diskriminasi," pungkas Ketua Umum Indonesia Morality Watch, Rayan.

(JLambretta) IT

Selasa, 13 September 2022

Roger Melles Ketum RIM Nilai Pelaporan Puan ke MKD oleh Aktivis 98 Dan Kamaksi, Nalarnya Rendah Dan Hanya Mencari Sensasi

JAKARTA, IT - Roger Melles Ketua Umum Relawan Indonesia Emas (RIM) menilai pelaporan Ketua DPR RI Puan Maharani ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Joko Priyoski Mantan aktivis 98 dan Ketua Umum Kaukus Muda Antikorupsi (Kamaksi) Joko Priyoski tidak berdasar. Sebab katanya, kejadian ucapan ulang tahun kepada Puan Maharani atau hal seperti itu sering terjadi secara spontanitas.

"Kita hargai niat baik pelaporan Saudara Joko Priyoski yang mengaku sebagai Aktivis 98. Namun, laporan kepada Puan Maharani kurang tepat, sebab kejadian begini sering terjadi. Bahkan ada yang bertakbir dan bershalawat dalam persidangan. Hal itu ada ekspresi sosial saja kepada kepada Mbak Puan," ujar Roger Melles saat diwawancarai, Senin (12/09/2022) di Jakarta.

Kata Roger sapaan akrabnya, sangat disayangkan apabila Joko Priyoski Aktivis 98 yang memiliki nilai kritis dan ilmiah secara sosial dan politik mempersoalkan hal tersebut. Kalau dibilang, kata Roger pelaporan ini nalarnya rendah dan hanyalah sekedar sensasi belaka.

"Seharusnya Saudara Joko Priyoski berfikirnya lebih ilmiah dan menggunakan nalar sehat. Kalau mau seharusnya, melakukan gugatan atau tuntutan atas naiknya BBM. Atau ikut mengawasi dan mengkritisi penyaluran BLT atau bantuan tunai kepada masyarakat," sindir Roger kepada Joko Priyoski.

Menurutnya, dugaan melanggar kode etik itu tidak ada dalam Pasal-Pasal kode etik MKD. Bahkan, kalau dinilai melanggar melanggar Integritas dijelaskan akar masalahnya dan apa pelanggarannya.

"Kejadian ucapan perayaan ulang tahun Mbak Puan tidak melanggar kode etik DPR. Selain itu perayaan ulang tahun Mbak Puan saat rapat paripurna juga tidak melanggar integritas. Sebab, saat itu hanyalah spontanitas para anggota DPR," jelas Roger tokoh muda asal Papua ini.

Kalaupun dinilai melanggar, yang melanggar diduga adalah seluruh anggota dewan yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada Puan Maharani. Jadi kata Roger, kenapa malah Puan Maharani yang dilaporkan ke MKD, yang menerima ucapan selamat ulang tahun secara spontanitas.

"Pelaporan ke MKD mengada-ada, karena ucapan itu adalah bentuk rasa suka cita dari para peserta paripurna. Dimana secara langsung menyanyikan lagu selamat ulang tahun kepada Mbak Puan," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) buntut dari perayaan ulang tahunnya saat rapat Paripurna, Selasa (6/9) lalu. Sebab perayaan ulang tahun Puan bersamaan dengan unjuk rasa masyarakat terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan gedung DPR/MPR RI.

Pelaporan terhadap Puan Maharani itu dilayangkan oleh Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (Kamaksi), Joko Priyoski. “Hari ini kami melaporkan Puan Maharani ke MKD, atas viralnya video perayaan ulang tahun di tanggal 6 September yang lalu, di saat masa buruh berunjuk rasa,” kata Joko Priyoski di kompleks parlemen.

Joko menyesalkan, tindakan Puan Maharani yang bukan menemui massa demo, namun malah merayakan ulang tahun di Rapat Paripurna DPR. Dia juga menyesalkan sikap Puan yang belum bersuara soal kenaikan harga BBM.

“Apalagi beliau, kita tahu, mau menjadi capres. Harusnya beliau memiliki kepekaan yang tinggi terhadap beban masyarakat hari ini,” tegas Joko.

Oleh karena itu, Joko mendesak Puan Maharani untuk menyampaikan permintaan maaf atas aksinya tersebut. Joko menyindir Puan agar tak hanya menyampaikan janji-janji manis dan jargon sebagai Ketua DPR.

“Jangan juga beliau hanya sekadar lip service atau jargon semata ketika beliau bilang meresapi ikut merasakan. Tapi harus diaktualisasikan dalam sikap beliau sebagai Ketua DPR,” ungkap Joko. (red)

(SB.SIP) IT

Minggu, 11 September 2022

Seminar Ilmiah Tentang Gereja Sebagai Garam Dan Terang, Uskup Sintang : 'Kalau Mau Jadi Pengurus Partai, Berhenti Jadi Imam!'


SINTANG, IT - Paroki Katedral Kristus Raja Sintang melaksanakan Seminar Ilmiah tentang Gereja Sebagai Garam dan Terang Dalam Membangun Keberagaman Sintang di Balai Kenyalang pada Sabtu, 10 September 2022.

Seminar menghadirkan dua narasumber yakni Uskup Keuskupan Sintang Samuel Oton Sidin dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Kusnidar. Seminar diikuti 200 umat Katolik dari berbagai organisasi.

Uskup Keuskupan Sintang, Samuel Oton Sidin dalam materinya menyampaikan umat Katolik hendaknya memahami makna terang dan garam dimanapun kita berada.

"kita menghargai keberagaman di tengah masyarakat namun tidak mengurangi identitas kita sebagai umat Katolik. Garam kalau sudah kehilangan asinnya, maka akan dibuang karena fungsinya sudah tidak ada. Umat Kristen umumnya dipanggil menjadi terang dan garam dunia. Karena dalam kehidupan manusia ada kegelapan dan ketidaknyamanan. Maka Tuhan memanggil umat Kristen untuk menjadi terang dan garam dunia” terang Uskup Sintang.

“Kalau sejak dulu kondisi masyarakat sudah terang dan nyaman, maka tidak perlu lagi ada perintah untuk menjadi terang dan garam dunia. Terang itu harus terlihat. Sejak dulu, di dunia ini selalu ada ketidaknyamanan dan kegelapan. Kita umat Kristen Indonesia hadir untuk memberikan terang dan kebaikan. Kita sebagai anggota gereja, wajib membawa terang bagi kehidupan masyarakat dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan profesi kita di masyarakat. Umat Katolik secara pribadi bisa menjadi terang dan garam bagi lingkungan tempat bekerja dan tempat tinggal” pesan Uskup Sintang
 
“Kita harus mencintai keberagaman di tengah masyarakat.Dengan tetap setia dan memperkuat identitas kita sebagai umat Katolik. Hirarki Gereja Katolik tidak boleh terlibat dalam politik praktis seperti menjadi Bupati dan anggota DPRD. Kami juga tidak boleh menjadi pengurus partai politik,” tandasnya.

Menurut Uskup Sintang,”Kalau mau jadi pengurus partai, berhenti menjadi imam. Namun kami bertanggung jawab memberikan pendidikan politik supaya umat Katolik bisa berpolitik sesuai dengan ajaran gereja Katolik. Kami juga memahami, bahwa saat mendidik umat dalam politik tetapi dipersepsikan sebagai politik praktis,Kami bertanggungjawab menyampaikan pendidikan politik bagi umat” tegasnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang Kusnidar menyampaikan bahwa Tuhan menciptakan manusia dengan perbedaan dalam artian luas.

"Maka,” tukisnya,”Siapapun yang tidak menghargai perbedaan dan keberagaman, maka dia tidak percaya dengan Tuhan.”

“Adanya agama adalah supaya kita saling menghargai. Perbedaan tidak bisa dihindari, tetapi dihargai. Yang berbeda, jangan sampai disama-samakan. Dan yang sudah sama, jangan sampai di beda-bedakan” terang Kusnidar.

Lanjutnya,“Kita memiliki Pancasila yang menjadi dasar negara. Pancasila itulah yang terbukti menyelamatkan bangsa kita hingga saat ini masih kokoh berdiri. Pancasila menjadi identitas nasional dalam menghadapi keberagaman.Sintang ini saja memiliki banyak bahasa dan budaya. Itu semua karya Tuhan yang luar biasa kepada manusia” tandas Kusnidar.

“Karakter bangsa Indonesia adalah gotong royong, ramah dan santun, kepedulian sosial, dan kekerabatan. Kecerdasan emosional dibutuhkan 80 persen oleh manusia.Tetapi Kecerdasan intelektual hanya diperlukan 20 persen saja. Pintar itu perlu tetapi yang lebih penting adalah cerdas” tambah Kusnidar.

RD. Florianus Abong Pastor Kepala Paroki Katedral Kristus Raja Sintang menyampaikan bahwa seminar ini dilaksanakan untuk memeriahkan perayaan 90 tahun Paroki Katedral Kristus Raja Sintang.

"Paroki Katedral Kristus Raja Sintang diusia yang ke 90 ini ingin mengambil peran lebih dalam untuk gereja, masyarakat dan bangsa Indonesia. Khususnya dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.Termasuk dalam menghadapi pemilu tahun 2024, supaya kita bisa tetap menjadi garam dan terang bagi masyarakat" kata RD. Florianus Abong.

Sementara Ketua Panitia Hari Ulang Tahun Ke 90 Paroki Katedral Kristus Raja Sintang Frans Seda menyampaikan bahwa, seminar diikuti oleh anggota DPRD Sintang, Aparatur Sipil Negara di Pemkab Sintang, Rohaniwan Rohaniwati, Perwakilan DPP Paroki Keluarga Kudus Pandan, DPP Paroki Santo Martinus Kelam Permai, Pemuda Katolik, WKRI, KKMK, Guru Agama Katolik, Kelompok Kharismatik, Mahasiswa Unka, Stikara, STKIP Persada Khatulistiwa, Poltekes Kemenkes, Anggota TNI,  FKUB Sintang, utusan lingkungan, Legio Maria dan ISKA.

"Peserta sekitar 200 orang. Tema seminar adalah gereja sebagai garam dan terang dalam membangun keberagaman Sintang. Semoga seminar ini bermanfaat bagi gereja, masyarakat dan negara" pungkas Frans Seda.

(Bostang) IT

Sabtu, 10 September 2022

Tim Jabatan Kastam Diraja Malaysia Didampingi Tim KJRI Kuching Bertandang ke Perbatasan Jagoi Babang, Kalimantan Barat


BENGKAYANG, IT – Wakil Komandan (Wadan) Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Kapten Inf Agus Dwi Prabowo beserta Dan SSK II Lettu Inf Prayudi dan Pasiter Satgas mendampingi Kunjungan Tim KJRI Kuching dampingi Tim Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) ke Perbatasan Jagoi Babang, Bertempat di PLBN Jagoi Babang, Dusun Jagoi, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, pada Kamis, (08/09/2022). Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Gabma Entikong, Kecamatan Entikong , Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Jumat, 09 September 2022.
 
Dansatgas mengatakan, “Kunjungan dari KJRI Kuching dampingi Tim Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) ke Perbatasan Jagoi Babang dalam rangka Melakukan peninjauan terhadap daerah perbatasan Serian, Serawak - Jagoi Babang. melakukan penjajakan kemungkinan pembukaan kembali perbatasaan antara kedua Negara yang pernah dilakukan sebelum terjadinya Covid -19. Melakukan pengecekan kesiapan Pembangunan PLBN Jagoi Babang, Pembahasan Penetapan Jalur Perlintas Keluar masuk di titik 0 Perbatasan,” papar Letkol Inf Hudallah.
 
“Adapun Perwakilan KJRI Kuching, diantaranya Konsulat jendral, Bapak. Raden Sigit Wicaksono, Staf Nis Imigrasi, Bapak Roni Fajarpurba, ILO Polri AKPB Gentur Sutopo, ILO TNI Letkol Inf S. Helmi,” imbuhnya
 
“Selanjutnya Rombongan Tim Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) diantaranya, Ketua penggerak Kastam Malaysia Datok Haji Zajuli bin Johan, M.T.T Pengarah kastam Negara serawak Tuan Mohd Nadziri bin Arifin, Ketua Bagianperkastaman Tuan Ramli bin mahmod Salleh, Bahagian penguat kuasaan Tuan Ahmad Mazuki bin Yasin, Timbalan pengarah Kastam Negara Puan Ramizah Bee binti salleh Gahni, Timbalan pengarah Kastam Negeri Tuwan Ramlan bin Tahir, ketua Bagian KPSM Tuan muhamad Apin bin Paujan, penolong Kanan pengarah Kastam I.Puan Sabaria Bibti Md Yusuf, Penolong pengarah Kastam II Tuan maszurull bin Bujang, penolong pengarah kastam II Tuan muhamad Syparid bin Apdul Rahman, Penolong pengarah Kastam Tuan mohd Azmeerul bin Pahiips, pembantu penguasa Kastam. Pikk Haq Hafizee bin Hairi, Pikk Abang mohd Ridhaudin bin Sabri Apandi (Ketua) pasukan keselamatan, Pikk Azeen bin damiri (pasukan keselamatan), Pik Vallarryalin (Pasukan keselamatan), Pik Apdul Irwan bin Abdul Rahman (pasukan keselamatan), En muhamd Sharkawi bin mohamad (pemandu), En Osaini bin Rajak (pemandu), En Mustapha bin pawi (pemandu), En sijeli bin othaman (pemandu), En iskandar bin Ridwan( pemandu)EnTaibat bin Abet(pemandu), En mohamad Ardjaya bin Alwi ( pemandu),” tutup Dansatgas, papar Letkol Inf Hudallah.
 
(Pensa) IT


Syukuran Hari Polwan ke 74, Tommy Ferdian : Bertambahnya Usia Polwan Juga Dituntut Untuk Semakin Profesional Dalam Bertugas


KABUPATEN SINTANG, IT - Wujud rasa syukur pada momentum peringatan hari Polisi Wanita (Polwan) Ke-74, Polres Sintang menggelar syukuran, Kamis (8/9) siang.Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sintang Ny. Sucy Tommy Ferdian dan para pejabat utama serta dihadiri para personil jajaran Polres Sintang.(09/09/2022).

Dalam sambutannya Kapolres Sintang mengucapkan selamat hari jadi kepada seluruh Polwan Republik Indonesia terkhusus para Polwan jajaran Polres Sintang.

Adapun pada sambutan tersebut teriring juga pesan Kapolres kepada seluruh Polwan yang bertugas di Polres Sintang salah satunya mengingatkan pada momentum bertambahnya usia ini Polwan dituntut untuk semakin professional dalam menjalankan tugasnya dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“74 Tahun sudah Polwan berkiprah hingga saat ini, semakin bertambah nya usia Polwan juga dituntut untuk semakin Profesional dalam menjalankan tugas karena tak bisa di pungkiri semakin hari tugas Polri juga akan semakin kompleks kedepannya sehingga para Polwan juga harus semakin kompak” Pesan Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Sintang berharap momentum seperti ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga polwan-polwan juga harus benar-benar menunjukan kerja-kerja inovatifnya.

“Polwan telah berkiprah memberikan wujud nyata di lingkungan dan tengah masyarakat dalam berkarya memberikan sumbangsihnya untuk bangsa dan negara tapi perlu diingat jangan berpuas diri dahulu, terus tunjukan kerja-kerja yang inovatif sehingga polwan dapat terus eksis dan mengukir berbagai prestasi ditengah-tengah masyarakat” Harapnya.
 
(Marlen) IT



POSTINGAN TER-UPDATE

Pemborong Diduga Berani Terang-Terangan Langgar Aturan Didepan Hidung Pengawas Dinas Tanpa Tindakan, Warga : Kerjanya Cuma Makan Gaji Buta !

KOTA BEKASI , INDONESIA TOP - Pekerjaan pengecoran jalan lingkungan di Jalan Pulau Sumbawa 7 Perumnas III , Rt 03/ Rw 10, Kelurahan Aren Ja...

Postingan Populer


POLITIK - KEPEMERINTAHAN


HUKUM - KRIMINAL