Jumat, 22 September 2023

Desa Mangun Jaya Digruduk Warga Terkait Dugaan Royal Tam Serobot Tanah, Keluarga Nurdin Sebut, Kades Ayomi Orang Jahat


KABUPATEN BEKASI, IT -  Pembangunan Perumahan Royal Tam yang berlokasi di Rw 05, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi di soal warga Rt 04-Rw 05 terkait adanya dugaan tentang penyerobotan tanah hak milik dari keluarga Nurdin berikut perusakan tanaman milik warga setempat berujung pada aksi pemilik tanah beserta keluarga dan sejumlah warga yang merasa dirugikan atas berjalannya Pembangunan Perumahan tersebut dengan melakukan aksi Demo di depan Kantor Desa Mangun Jaya.
 
Aksi Demonstrasi dari pihak yang mengklain sebagai pemilik tanah, Nurdin beserta keluarganya di dukung pula oleh sejumlah warga Rt 04 -Rw 05 yang merasa dirusak tanamannya oleh pihak Pengembang Perumahan Royal Tam bersama-sama menggeruduk Kantor Desa Mangun Jaya yang mana sebelumnya pihak keluarga Nurdin telah melakukan dua kali pelaporan pada Pemerintah Desa guna meminta perhatian, perlindungan dan keadilan kepada Pemerintah Desa Mangu Jaya, namun merasa tak di gubris pihak Desa sehingga melakukan aksi unjuk rasa secara bersama-sama, pada Rabu (20/09/2023) pagi.
 
Dalam pantauan Awak Media dilokasi tampak keluarga pemilik lahan mengamuk dengan melontarkan suara lantang,"Dua kali laporan..olok biaya..gerakannya gak ada, bila perlu turun di lapangan saya," ucap salah satu wanita muda pihak keluarga Nurdin dengan berang seraya berteriak-teriak.
 
Lanjutnya,"Kalau ditanya Kepala Desanya, kemaren ada sekarang kaga ada," tegasnya seraya menunjuk-nunjuk pada para Aparat Desa Mangun Jaya.
 
Dalam aksi tersebutpun pihak keluarga Nurdin menuding dengan jelas dan terang-terangan  bahwa Kepala Desa Mangun Jaya, Jayadi Said telah mengayomi (Memelihara-Red) para Penjahat (Mafia Tanah-Red) di wilayah kekuasaannya.

"Yang bertanggung Jawab pasti Kepala Desa lah...yang mengayomi orang jahat...kita kebenaran,"teriak keluarga, Nurdin menggelegar.
 
Kemudian serta-merta muncul Kades Mangun Jaya, Jayadi Said di lokasi tersebut yang langsung membawa pihak keluarga Nurdin ke dalam ruangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara persuasif.
 
"Tadi bilangnya enggak ada, eh sekarang ada," teriak para wanita keluarga Nurdin seraya memasuki Kantor Desa diiring Kapala Desa Mangun Jaya, Jayadi Said.
 
Awak Media berusaha menjumpai Kepala Desa Mangun Jaya untuk mendapatkan  keterangannya terkait insiden tersebut, namun belum dapat di temui.
 
Awak Media bergegas menuju kantor pemasaran Royal Tam di Rw 05 guna mengkonfirmasi pihak Pengembang Perumahan terkait peristiwa Demo pihak keluarga Nurdin yang mengklain adanya dugaan penyerobotan tanah miliknya oleh pihak Pengembang Perumahan Royal Tam, namun sayangnya pihak Pengembang Perumahanpun terkesan selalu menghindar dari Awak Media, kendati hal tersebut telah di komunikasikan oleh H Topik selaku koordinator lapangan agar dapat bertemu dengan pihak pengembang untuk mendapatkan keterangan tentang persoalan tersebut dan disepakati olehnya (H Topik-Red) bahwa dapat bertemu pada Kamis (21/09/2023) pukul 16:00 WIB, namun anehnya H Topik pun juga membingungkan Awak Media dengan penuh janji namun secara tiba-tiba menghilang, lalu muncul lagi dan kemudian terakhir menghilang di sore hari sampai tak terlihat batang hidungnya, seperti pepatah mengatakan, bagai "Hilang Bak Ditelan Bumi".
 
Sedangkan pihak keluarga Nurdin pun saat disambangi Awak Media di kediamannya belum dapat dan bersedia memberikan keterangan jelas terkait Demonstrasi tentang adanya upaya penyerobotan tanah yang di lakukan oleh pihak Pengembang Perumahan Royal Tam yang mana telah dianggap pihak keluarga, Nurdin merugikan mereka.
 
"Mohon maaf pak kami belum bisa memberikan keterangan sehubungan yang bersangkutan sedang kurang enak badan," ucap para pihak keluarga Nurdin kepada para Awak Media yang bertandang kekediaman Nurdin (21/09/2023) Sore.
 
Mediasi Kerap Difasilitasi Desa mangun Jaya
 

Pada Jum'at (22/09/2923( Awak Media Bertemu Dengan Sekdes Mangun Jaya, Taufik yang mewakili Kades Jayadi Said di Kantor Desa Mangun Jaya guna mendapatkan keterangan jelas tentang adanya Demonstrasi yang di lakukan oleh pihak keluarga Nurdin di Desa Mangun Jaya pada Rabu (20/09/2023) pagi dimana keluarga Nurdin menuding pihak Desa Mangun Jaya (Kades Jayadi Said-Red) sebagai Pengayom Maling dan Pengayom Orang Jahat dalam aksi keluarga Nurdin Didepan Desa Mangun Jaya.

"Mengenai tudingan bahwa pihak Desa tidak merespon warga dalam melakukan pelayanan, itu tidak benar," terang Sekdes, Taufik pada Awak Media mewakili Kades Mangun Jaya, Jum'at (22/09/2023) pagi.

Ia menuturkan bahwa apa yang di lakukan pihak Desa adalah melayani masyarakat dengan baik dan berdasarkan bukti-bukti yang ada dan yang telah dimiliki pihak Royal Tam hasil dari keputusan Pengadilan Tinggi Bandung.

"Sebelum adanya pembangunan di lakukan PT Royal Tam telah menunjukan bukti-bukti keabsahan surat serta hasil dari keputusan Pengadilan Tinggi Bandung dan Royal Tam membeli tanah tersebut dari Nasir yang telah mendapatkan keputusan inkrah dari Pengadilan Tinggi Bandung," ungkap Sekdes.

Lanjutnya,"Kita puhak Desa hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya, termasuk memfasilitasi dan menyelesaikan segala persoalan secara musyawarah guna menghasilkan kemufakatan diantara pihak yang bersengketa,"jelasnya.

Disinggung mengenai adanya kekecewaan pihak keluarga Nurdin yang merasa tidak di respon pelaporannya sebanyak dua kali oleh pihak Desa Sekdes menjawab.

"Pihak Desa sudah beberapa kali memfasilitasi dan memediasi keduanya yang bersengketa untuk memusyawarahkan persoalan tersebut agar diselesaikan dengan baik. Mengenai dua kali pelaporan secara lisan sudah langsung kita tindak lanjuti dengan mempertemukan kedua belah pihak yang bertikai dengan memediasi keduanya termasuk para pengebun yang merasa dirugikan tanamannya dan kita turun kelapangan. Dan itu sudah kita lakukan beberapa kali. Nah yang terakhir saat keluarga Nurdin melakukan Demo di Desa, itupun kita lanjutkan dengan mendatangi kantor Royal Tam dan semuanya bertemu dan ada kesepakatan bahwa akan di lanjutkan kembali untuk musyawarah di Desa pada besoknya, Kamis (21/09/2023) sore pukul 16: 00," papar Sekdes Mangun Jaya.

" Namun sayangnya pihak keluarga, Nurdin tidak hadir pada Kamis (21/092023) kemaren sore di Desa sesuai dengan kesepakatan yang mereka buat (Royal Tam dan Keluarga Nurdin-Red) termasuk para pengebun yang disaksikan oleh pihak Desa Mangun Jaya," tandasnya.

(JLambretta) IT

Sabtu, 16 September 2023

Dinilai Sangat Berarti Bagi Ketum IWO, Rumah Fatmawati Menjadi Lokasi Umumkan Susunan Pengurus Pusat IWO Periode 2023-2028


KOTA BENGKULU, IT- Usai melantik Musdamori selaku ketua pengurus wilayah (PW) IWO Bengkulu masa bakti 2023-2028. Sabtu (16/9/23), digedung serbaguna, Kantor Gubernur Bengkulu. Ketua umum PP IWO Dwi Christianto, SH. MSI, mengumumkan susunan kepengurusan Pengurus Pusat (PP) IWO periode 2023-2028.

Rumah bersejarah ibu Fatmawati di Kota Bengkulu dipilih oleh Ketum IWO Dwi Christianto sebagai lokasi mengumumkan susunan kepengurusan IWO Pusat periode 2023-2028.

Menurutnya, rumah Ibu Fatmawati di Bengkulu adalah salah satu tempat yang memiliki arti mendalam dan penuh makna, ungkap Dwi

"Susunan kepengurusan tersebut dibentuk pasca Dwi Christianto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Bersama Luar Biasa (Mubeslub) IWO, di Palembang, Sumatera Selatan, pada 3 September 2023 lalu".

Menurut Ketum IWO, ibu Fatmawati sebagai istri Proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, merupakan insan utama pejuang bangsa yang berperan menjahit dan merajut sang saka merah putih," kata Ketum PP IWO Dwi Christianto, di Kota Bengkulu, Minggu (17/09/2023).

"Menyatukan kain warna merah perlambang berani dan kain warna putih bermakna suci, sehingga kekuatan arti tersebut dapat menjadi pemantik perjuangan IWO sebagai organisasi profesi wartawan media online," ujar Ketum IWO

Selain itu Dwi Christianto memaparkan dirinya memilih slogan 'IWO Berjaya Berdedikasi dan Jauh Lebih Baik Selamanya', dalam masa kepemimpinannya, lima tahun ke depan, bebernya

"IWO Berjaya: Berdedikasi dalam persatuan organisasi dan jauh lebih baik dalam meningkatkan profesionalisme sebagai wartawan media online dan meningkatkan peran positif di tengah masyarakat," tukas Dwi.

Dwi Christianto berharap organisasi IWO kedepannya makin terstruktur, sistemik dan masif, juga menjaga peradaban dan memerangi berita bohong atau Hoaks, berdaulat dan independen, iya menyakini IWO di masa kepengurusannya akan semakin solid, imbuhnya

"Saya akan mengumpulkan yang tercecer, merapikan yang berserakan, dan menjemput yang tertinggal," kata Dwi Christianto.

Melalui kepengurusan yang telah disusun, mulai dari majelis kehormatan, majelis etik dan pengurus harian, saya ingin membangun rasa saling empati, bertekun dalam musyawarah untuk mufakat, dan bersemangat dalam gotong royong, sambung Dwi Christianto

Kesadaran adalah matahari, Kesabaran adalah bumi, Keberanian menjadi cakrawala, dan Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata. IWO akan melaksanakannya dan menjadi organisasi profesi, sebagai konstituen Dewan Pers," tandas Dwi Christianto.

Berikut susunan kepengurusan IWO Pusat periode 2023-2028, yang diumumkan Dwi Christianto, di rumah Fatmawati:

Majelis Kehormatan:
Jodhi Yudono, Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Dr. Didiek Suharyanto, S.H., M.H dan Maman Suherman Roostien Ilyas.

Majelis Etik:
Pepih Nugraha (www.pepnews.com)
Jamida Pasaribu (www.hariansib.com).

Pengurus harian (KSB) adalah, Ketua Umum Dwi Christianto (www.portallebak.pikiran-rakyat.com), Sekretaris Jenderal Telly Nathalia (www.jurnalcakrawala.com), wakil sekretaris jenderal Hasan Apriyadi (www.harianbogorraya.pikiran-rakyat.com) dan Bendahara Umum Herawati Nurlia (www.harianbogorraya.pikiran-rakyat.com).

Sedangkan pada bidang-bidang organisasi, kaderisasi dan keanggotaan, Ketua Eko Sumardi (www.bumntrack.co.id), Anggota I Gusti Ayu Yuliana (www.aktuanews.co.id).

Bidang Kesejahteraan dan Usaha, Anton M. Purba (www.megapolitanpos.com). anggota : Ronni Simanjuntak (www.narasipos.com).

Bidang Advokasi dan hukum, Ketua Agus Gunawan S.H., M.Kn, anggota Thopan Souw S.H., M.H. Jamhari Kusnadi S.H., M.H.

Bidang Penelitian dan Pengembangan
Umar Fauzi Bahanan (ketua) (www.jurnalcakrawala.com), Mohammad Abriyanto (anggota) (www.indonesiamandiri.web.id).

Dan, Hubungan Masyarakat, Ketua Tulus Lumbantoruan (www.pulpend.id) anggota Muhajir Aji (www.suarakarya.id).

 
(***) IT

Rabu, 13 September 2023

Karyawan BUMN, Kepala Penjualan Lokal Dan Direktur Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Dugaan Tipikor Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil


JAKARTA, IT - Kejaksaan Agung kembali melakukan pemeriksaan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari 2022 s/d April 2022. Pemeriksaan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut dilakukan melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS), (13/09/2023).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Dr. Ketut Sumedana menjelaskan dalam rilisnya. Dimana dalam rilis yang diterbitkan pada Senin (12/09/2023) dijelaskan terkait dengan saksi yang diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut.
 
"Dimana pemeriksaan yang dilakukan terhadap 3 orang yang diperiksa sebagai saksi atas perkara tersebut," ujar Dr. Ketut Sumedana.

Tim Penyidik menjelaskan bahwa 3 orang saksi yang diperiksa pada hari ini Senin(12/08/2023) atas perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya  tersebut yaitu saksi pertama yang merupakan seorang Karyawan BUMN, saksi kedua yang merupakan seorang Kepala Admin Penjualan Lokal , dan dan saksi yang ketiga merupakan seorang Direktur.

"Saksi yang dilakukan pemeriksaan pada hari ini terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut yaitu saksi pertama yang merupakan seorang Karyawan BUMN (Vice President Digital Bisnis PT Pos Indonesia) yaitu berinisial atas nama IF, saksi kedua yang merupakan seorang Kepala Admin Penjualan Lokal pada PT Mikie Oleo Nabati Industri yang berinisial atas nama TJM, dan dan saksi yang ketiga merupakan seorang Direktur pada PT Megasurya Mas yang berinisial atas nama John.", ujar Tim Penyidik. Senin(12/08/2023)

Tim Penyidik juga menjelaskan bahwasaannya satu orang yang telah diperiksa sebagai saksi tersebut, dilakukan untuk penyidikan terkait dengan perkara dugaan  tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari 2022 s/d April 2022.

"Pemeriksaan yang dilakukan kepada para saksi dilakukan untuk memperkuat bukti bukti serta  melengkapi berkar berkas perkara dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari 2022 s/d April 2022.", tambah Tim Penyidik.
 
(Wahyu) IT

Kamis, 07 September 2023

Tanpa Pengawasan Intensif Pembangunan SDN 05 Mangun Jaya Dikomplain Warga Dan Dikecam Pedagang, LIN : 'Konsultan Blegedut!'


KABUPATEN BEKASI, IT - Pekerjaan proyek pembangunan SDN 05, yang terletak di RW 013 dengan melibatkan RT 02 dan RT 07 / RW 014, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kebupaten Bekasi terkesan selain tak bertanggungjawab atas pekerjaannya dan juga asal-asalan dalam melakukan pekerjaan sehingga menuai keluhan dan komplain warga sekitar serta kecaman keras para pedagang di tempat pengerjaan pembangunan saat terpantau oleh para Awak Media di lokasi kegiatan, Senin (04/09/2023).

Proyek Pembangunan Rehab Total Pembangunan SDN Mangun Jaya 05 yang di kerjakan oleh PT DANA SIMBA dengan no kontrak : PG.02.02/423/SP/BN-DCKTR/2023, yang bersumber dana dari APBD Kabupaten Bekasi TA 2023, berharga kontrak : Rp 2.040.012.000,00 (Dua Miliar Empat Puluh Juta Dua Belas Ribu Rupiah) tersebut dinilai warga setempat maupun para pedagang sangat mengganggu aktivitas dan kegiatan mereka untuk berjualan serta merusak barang maupun kendaraan Warga.Dikarenakan tidak adanya komunikasi dan koordinasi dari pihak pemborong dan pekerja pada Pedagang maupun Warga setempat.

"Kami seharian penuh enggak bisa dagang, ya namanya kita orang kecil yang cuma bisa cari makan dari hasil jualan, ini juga kelihatannya terus sampai besok-besok enggak jelas," ungkap M salah satu pedagang pada para Awak Media di lokasi tersebut.
 
"Kita juga gak masalah kalau ada pemberitahuan dulu sebelum ada pengecoran, kalo beginikan jadi repot kita juga para pedagang, mana sudah bawa dagangan banyak dari rumah, terus gimana ini, semua yang dagang disini tutup semua," ucap X pedagang setempat lainnya menembahkan seraya menggerutu.

XL menegaskan bahwa," Disini semuanya yang ada dideretan inikan ada lima pedagang, semuanya tutup, terus engga ada pengaturan sama pemberitahuan, jadi seenaknya aja pemborong kerja, emang dia aja yang cari makan, ni pemborong bangunan kaga ada otaknya," pungkasnya,"Betul...betul..betul," potong pedagang lainnya setengah berteriak.
 
Sementara warga sekitar merasa terganggu dikarenakan saat pengecoran Dak berjalan banyak kendaraan warga yang tersiram sisa  Coran yang di anggap mereka sang Pemborong tidak melengkapi pekerjaan dengan K3.
 
Hendra warga Rt 02 - Rw 14 menegaskan bahwa," Setelah ini selesai jangan main tinggal-tinggal saja, segala sesuatunya ini rapikan semua,"katanya saat memperingatkan kapada para pekerja bangunan tersebut.

"Diakan ngomong (Pelaksana Pekerjaan-Red) Nanti kalau ada apa2 ngomong pak, soalnya Canopy kan di copot, itukan punya saya, saya juga peringatkan mereka termasuk kendaraan pada kecipratan," ungkap Hendra pada Senin (04/08/2023).

"Mana asepnya juga mengganggu, terutama kendaraan yang pada kecipratan semen coran (Seraya menunjuk kendaraannya-Red), kita minta tanggung jawabnya gimana, yang awalnya enak-enak kok sekarang begini," tandasnya.

Hendra juga menambahkan bahwa didalam melakukan pekerjaannya sang pemborong pekerjaan tidak melengkapi para pekerjanya dengan melaksanakan K3 sesuai SOP.

"Itu juga ngerjainnya enggak ikut aturan K3," ungkapnya, hal tersebut juga diungkapkan warga setempat lainnya yang mengalami hal yang sama," Pemborongnya harus tanggung jawab ini,"jelas S, Z dan K pada para Awak Media di lokasi pekerjaan.
 
banyak kekurangan dan tidak adanya koordinasi di lapangan oleh tim pengawas dari pihak Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang serta Pelaksana Proyek sehingga terkesan asal-asalan dan tidak bertanggung jawab, seperti tidak adanya kelengkapan Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan dalam bekerja.

Seorang guru di sekolahan tersebut, Purwanto saat di konfirmasi Awak Media mengatakan bahwa," Pekerjaan proyek pembangunan sekolah ini di danai sepenuhnya oleh APBD dan sudah menjadi tanggung jawab kepala proyek atau pelaksana dan pihak sekolah hanya mengambil alih saat serah terima kunci sebagai tanda telah selesai proyek pembangunan rehabilitasi total SDN 05 Mangunjaya dan sesuai dengan pengajuan dari pihak sekolah,"ungkapnya.

"Kalau memang ada kekurangan atau kejanggalan dalam pembangunan ini silahkan ditanyakan langsung ke pimpinan atau pelaksana proyek", tambahnya.

Untuk keterangan lebih lanjut pihak sekolah menyarankan para Awak Media untuk mengkonfirmasi pihak proyek atau kontraktor pelaksana termasuk keluhan para warga dan para pedagang di sekitar lokasi pembangunan.
 
Berdasarkan pantauan Awak Media di lokasi pembengunan Sekolah tersebut tampak terlihat coran Dak tingkat sudak banyak yang retak-retak sementara hal tersebut baru selesai di lakukan pengecoran.Ditambah tidak adanya kelengkapan K3 kepada para pekerja Pembangunan sekolahan tersebut.  
 
Pemborong "Ora Batokkah"
 
Terkait Pembangunan Sekolahan yang di nilai banyak merugikan masyarakat dan para Pedagang Wakil Ketua Bidang Inteligen dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Dani Silalahi angkat bicara dan mendesak PJ Bupati Dani Ramdan agar segera menindak tegas para Pemborong, Pengawas Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang serta Konsultan Proyek Pembangunan Rehab Total SDN Mangun Jaya 05 yang didalam melakukan pekerjaannya  tidak sesuai dengan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsinya) masing-masing tersebut.
 
"Pemborong harus bertanggung jawab terhadap warga atas kerusakan-kerusakan yang ditinggalkan akibat dari Pembangunan SDN Mangun Jaya 05 serta memfasilitasi para Pedagang yang mencari nafkah di lokasi Pembangunan serta mengganti kerugian para pedagang akibat tidak dapat mencari nafkah karena ulah kerja Pemborong," tegasnya, Rabu (06/09/2023) di kantornya.
 
"Pemborong juga wajib melengkapi pekerja sesuai dengan SOP K3 dan membenahi pekerjaan yang retak-retak, bila tidak di laksanakan kami dari LIN meminta pada PJ Bupati Dani Ramdan untuk segera menindak tegas Pemborong PT DANA SIMBA dan membekukan pembayaran proyek serta masukan dalam Black List Company,Oknum  Pemborong tak bertanggung jawab namanya "Pemborong Ora Batokkah"," sambungnya menandaskan.
 
Pengawas Pemkab "Borokokok"
 
Terkait mengenai Pengawas lapangan (Peltek/ PPTK) yang dinilai tidak bekerja maksimal D Silalahi meminta agar PJ Bupati mem Persona Non Gratakan, agar menjadi pembelajaran bagi para Pengawas pekerjaan dari Pemkab Bekasi.
 
"Pengawas pekerjaan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang kalau gak becus kerja di Pengawasan pindahin saja mereka Pak Bupati ke bagian tukang ngintip atau tukang tidur, sudah di gaji rakyat gak mau kerja. Oknum Pengawas kalau gak mau kerja namanya "Pengawas Borokokok"," tukas D Silalahi.
 
Konsultan "Blegedut"
 
Sedangkan terhadap Konsultan Proyek Dia juga menekankan agar PJ Bupati Dani Ramdan menukar dengan Konsultan lain yang lebih kompeten dan berintegritas dalam melakukan pekerjaannya secara profesional.
 
"Konsultan sudah di bayar mahal oleh negara untuk memberikan advice maupun arahan sesuai dengan RAB dan RAK yang di buatnya, namun bila tidak di tinjau di lokasi dan tidak di awasi langsung mana bisa pekerjaannya dapat terimplementasi dengan baik, kalau Oknum Konsultan hanya bicara tanpa arahan pasti secara faktual dan Aktual itu namanya "Konsultan Blegedut", dan kami dari LIN mendesak PJ Bupati agar segera mengganti Konsultan Proyek yang tidak becus kerja, agar semua pembangunan di Kabupaten Bekasi bagus-bagus bangunannya dan tahan lama seperti Gedung Juang," pungkas Wakil Ketua Bidang Inteligen dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) Dani Silalahi
 
Sementara Pelaksana Proyek dan Pihak Pemborong sampai saat berita ini di turunkan masih tidak ada di tempat untuk dimintai keterangan oleh para Awak Media. Para Pedagang beserta Warga sekitar yang merasa sangat.kecewa atas sikap dan tindakan pelaksana proyek rehabilitasi SDN 05 Mangunjaya ini tetap terus berupaya untuk meminta pertanggung jawaban atas pekerjaan yang di lakukan oleh kontraktor PT DANA SIMBA. 
 
(JLambretta) IT

Selasa, 05 September 2023

Atraksi Pencak Silat Dan Tari Tidayu Arahan Danlanal Dan Forkopimda Ketapang Sambut Kedatangan Tim Ekspedisi 2023 Maritim Route Putih


KETAPANG, IT - Wadan Lantamal XII Kolonel Marinir Budiarso, S.E., selaku tertua Tim Expdisi Maritim 2023 Route Putih menerima sambutan dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ketapang Letkol Laut (P) Ivan Halim, S.H., M.Tr.Hanla. dan Forkopimda Ketapang di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Sandai, Senin (04/09/2023).

Disambut dengan atraksi Pencak Silat dan Tari Tidayu, Tim Ekspedisi Maritim Route Putih kini tiba di Etape 3 yaitu Kecamatan Sandai untuk singgah dan beristirahat di wilayah Kecamatan Sandai dan akan melaksanakan Bakti Kesehatan esok hari (05/09).

Danlanal Ketapang selaku tuan rumah menyampaikan selamat datang kepada Tim Expedisi Maritim di Kabupaten Ketapang khususnya Kecamatan Sandai yang merupakan wilayah kerja Lanal Ketapang.

"Terima kasih kepada pemerintah daerah dan Forkopimca Sandai yang turut membantu pelaksanaan kegiatan Expedisi Maritim sehingga dapat berjalan dengan baik dan esoknya akan melepas keberangkatan Tim Expedisi Maritim menjuju Kalimantan Tengah," ujar  Danlanal Ketapang.

Kemudian Bupati Ketapang Martin Rantan, S.H., M.Sos. diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Bapak Absalon, S.E., M.Sos., menyampaikan,
 
"Saya mengapresiasi komitmen dan dedikasi yang telah ditunjukkan TNI AL dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam menjaga keamanan perbatasan negara, pemerintah daerah akan memberi dukungan dari pihak kabupaten maupun unsur kecamatan,"ungkapnya.

Sebagai penutup, Wadan Lantamal XII menyampaikan tujuan dan maksud dari Expedisi Maritim 2023 serta mengenalkan TNI Angkatan Laut kepada masyarakat bahwa tidak semua tentara itu memakai loreng berwarna hijau.
 
"Ada juga TNI AL yang menggunakan loreng berwarna abu-abu yang menjaga wilayah maritim di Indonesia," terangnya.

Turut menyambut kedatangan Tim Expedisi Maritim antara lain Bupati Ketapang yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Dandim 1203/Ketapang, Kapolres Ketapang, Kajari Ketapang, dan Camat Sandai serta jajarannya.

(Yadi) IT

Kamis, 31 Agustus 2023

Persiapan Acara Penghargaan Achmad Bakrie XIX, Empat Penerima Penghargaan Hadiri Makan Malam Dengan Keluarga Achmad Bakrie


JAKARTA, IT – Penghargaan Achmad Bakrie kembali digelar tahun ini. Ada empat penerima Penghargaan Achmad Bakrie XIX, yakni Fachry Ali untuk bidang Pemikiran Sosial, Joko Pinurbo untuk bidang Sastra, Andrijono untuk bidang Kedokteran, dan Carina Joe untuk bidang Sains.
 
Sebelum acara malam Penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie, yang bakal di gelar di Ciputra Artpreneur Theater, Kuningan, Jakarta Kamis, 31 Agustus 2023, keluarga Achmad Bakrie menggelar ramah tamah dan makan malam bersama dengan para penerima Penghargaan Achmad Bakrie hari ini, Rabu, 30 Agustus 2023 di Bakrie Tower.
 
Dalam penghargaan ini, ada empat orang yang diberikan penghargaan karena telah berkontribusi di bidangnya masing-masing.
 
Penghargaan tersebut diberikan kepada mereka yang telah dengan penuh dedikasi menciptakan karya-karya yang memberikan manfaat bagi banyak orang
 
Ketua Penyelenggara Penghargaan Achmad Bakrie XIX, Aninditha Anestya Bakrie memberikan sambutan dalam acara hari ini. Dalam sambutannya, Anindhita Bakrie mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud kecintaan kakeknya, Achmad Bakrie terhadap Ilmu pengetahuan dan kesusastraan. Juga wujud dari trilogi Bakrie.
 
 Lebih lanjut, Aninditha Bakrie mengatakan, penghargaan yang telah digelar selama 19 tahun ini diharapkan bisa terus berlanjut tahun berikutnya.
 
“Penghargaan Achmad Bakrie ini adalah wujud kecintaan kakek saya, Achmad Bakrie, terhadap ilmu pengetahuan dan kesusastraan, dan juga wujud dari trilogi Bakrie yaitu Keindonesiaan, Kebermanfaatan, dan Kebersamaan,” ungkap Aninditha Bakrie dalam sambutannya.
 
"Kami berharap bisa melanjutkan penghargaan Achmad Bakrie di tahun berikutnya,” imbuhnya 
 
Acara ini dihadiri oleh Ir.H Aburizal Bakrie dan sang istri Tatty Murnitriati. Ketiga anaknya juga turut hadir dalam ramah tamah ini, yakni Anindra Ardiansyah Bakrie, Anindya Bakrie, dan Anindhita Anestya Bakrie.
 
(Zulianda) IT

Jumat, 25 Agustus 2023

Gubernur Bali Buka Musprov I SMSI Bali, I Wayan Koster : Tanpa Peran Insan Media Online, Pencapaian Pembangunan Bali Tak Seperti Sekarang


BALI, IT –  Gubernur Bali Wayan Koster mendorong media online untuk mengedepankan profesionalisme. Harapan itu disampaikan Gubernur Koster saat membuka Musyawarah Provinsi I Serikat Media Siber Indonesia (Musprov I SMSI) Provinsi Bali, Jumat (25/8/2023).

Musprov yang dilangsungkan di Aula Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, Denpasar, juga memilih ketua SMSI Bali periode 2023-2028. Hasilnya, Emanuel Dewata Oja (Edo) aklamasi dipercaya kembali memimpin SMSI Bali lima tahun ke depan.

Gubernur Koster mengapresiasi keberadaan media online di Bali, khususnya pada anggota SMSI Bali yang telah membantu mensosialisasikan program pembangunan sebagai implementasi visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali sebagai implementasi pembangunan semesta berencana menuju Bali Era Baru.

“Saya sangat menyadari tanpa peran insan media online berbagai pencapaian pembangunan Bali tidak akan berada di titik sekarang ini,” ucap Gubernur Koster.

Sejalan dengan tema yang diangkat pada Musprov SMSI ‘Meningkatkan Profesionalisme Media Online di Tengah Kompetisi Platform Digital’, Gubernur mengajak media online untuk mengambil langkah dari upaya strategis dengan membangun profesionalisme di tengah berbagai isu penting yang mempengaruhi industri media online.

“Dimulai dari etika jurnalisme khususnya yang berkaitan dengan jurnalisme digital, tantangan dan teknologi hingga peran media online dalam proses demokrasi dan pendidikan literasi media,” jelasnya.

Sebagai salah satu asosiasi media yang diakui Dewan Pers, SMSI Bali memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menyajikan informasi yang akurat, tetapi juga untuk menjaga integritas profesi jurnalistik. Etika dan rasa tanggung jawab harus tetap menjadi pedoman dalam setiap langkah anggota SMSI Bali.

Masyarakat diminta harus tetap waspada dalam kemajuan digital, karena di era digital ini masyarakat kebanjiran berita dari media sosial dan media digital, termasuk platform asing yang tidak beredaksi atau dikendalikan oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Media-media ini cenderung mementingkan sisi komersial dan mengorbankan kualitas isi berita. Kita juga masih mendapat ancaman berita bohong atau hoax, yang bukan saja mengancam progres pembangunan namun berpotensi menimbulkan disintegerasi bangsa,” sorot Gubernur Koster.

Pemerintah Provinsi Bali terus melakukan upaya untuk meminimalisir dampak dari berita bohong, salah satunya dengan melakukan literasi digital kepada generasi muda sebagai pengguna aktif media digital. Namun lebih penting bagi Gubernur, peran media dalam mengawal pemberitaan yang jernih, edukatif dan berkualitas.

“Bahwa media merupakan arus utama informasi, maka media harus menjadi rumah penjernih informasi sehingga dapat menyajikan informasi yang terverifikasi, terpercaya, serta berperan mengaplikasikan kebenaran, menyingkap fakta dan membangun optimisme serta mendukung penguatan nasionalisme,” imbuhnya.

Selain Gubernur Koster, Musprov juga dihadiri Wakil Ketua Umum SMSI Pusat Yono Hartono mewakili Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus.

Musprov diikuti 33 pemilik media anggota SMSI Bali. Edo yang merupakan Komisaris media online jurnalbali.com sebelumnya memimpin SMSI Bali periode 2018-2023.

“Terima kasih atas kepercayaan para pimpinan anggota SMSI Bali, untuk saya kembali memimpin serikat ini. Harapannya, sebagai serikat pemilik media online, kita bisa terus menyinergikan sisi jurnalistik dan sisi bisnis di media online,” tegas Edo.
 
(*) IT


POSTINGAN TER-UPDATE

Untuk Menentukan Sikap Terhadap Perjanjian Dagang RI–AS, SMSI Tetap Akan Menunggu Hasil Dari Rapimnas Internal

Ketua Umum SMSI, Firdaus JAKARTA , INDONESIA TOP – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) hingga kini belum menyatakan sikap resmi terkait sa...

Postingan Populer


POLITIK - KEPEMERINTAHAN


HUKUM - KRIMINAL